Tampilkan postingan dengan label kanaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kanaan. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 November 2021

Mengajar di Tengah Pandemi

 oleh Okki Dwi Wicaksono

Guru SMAS Kanaan Cianjur


Tahun ajaran 2021/2022 pandemi covid-19 di Indonesia masih belum terlihat tanda-tanda penurunan. Terlebih setelah libur panjang, penularan masih terjadi dengan sangat cepat. Di awal tahun pembelajaran 2021/2022, kasus covid di Indonesia semakin meningkat dan grafiknya terus bergerak naik. Pemerintah masih menerapkan PPKM (Perberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) dan lebih diperketat lagi, pergerakan aktivitas masyarakat dibatasi. Artinya pembelajaran siswa masih dalam situasi yang sulit, siswa masih harus belajar dari rumah. Sulit memang, apalagi pembelajaran jarak jauh, guru tidak dapat secara langsung untuk memantau perkembangan siswa karena keterbatasan ruang dan waktu.

Pada masa yang sulit ini, setiap guru dituntut harus lebih dapat berkembang untuk memajukan taraf pengetahuan murid. Hal yang tidak mudah mengajar dengan menggunakan metode online, terlebih ini merupakan hal yang baru bagi guru, tetapi kita harus berani keluar dari zona nyaman kita. Ini merupakan tantangan bagi guru di masa pandemi yang harus mengajar di depan komputer setiap harinya. Banyak metode yang telah diterapkan, tetapi banyak juga metode yang tidak sesuai dengan pembelajaran online. Ada beberapa metode yang pernah diberikan ke anak didik, tetapi saya sebagai guru lebih nyaman menggunakan metode contekstual teaching and learning. Menurut saya, metode tersebut dapat merangsang siswa untuk dapat berinteraksi selama pembelajaran berlangsung. Mengajar dibalik layar memanglah sulit, tetapi lebih sulit lagi kalau kita sebagai guru tidak melakukan sebuah terobosan untuk kebaikan anak didik.

Dalam pembelajaran jarak jauh, guru dituntut harus kreatif agar proses pembelajaran tidak membosankan dan apa yang disampaikan guru dapat diterima siswa dengan baik. Pada saat pembelajaran tatap muka, metode pembelajaran sebagian besar hanya bersumber dari guru, siswa hanya mendengarkan guru saat menyampaikan materi. Saat pembelajaran jarak jauh, metode tersebut tidak baik digunakan karena bukannya menghantar siswa ke materi ajar malah menghantar siswa ke dalam mimpi yang indah. Karena guru tidak dapat secara langsung memantau siswa didik saat mereka belajar dari rumah. Siswa banyak yang tidak mau membuka kamera dengan berbagai alasan. Dengan menggunakan metode contekstual teaching and learning ini diharapkan siswa tertarik dan ada komunikasi dua arah. Karena metode dengan menggunakan metode contekstual teaching and learning guru dapat merangsang siswa sehingga siswa dapat berinteraksi dengan guru. Bagaimana caranya? Pada saat saya mengajar, saya akan merangsang siswa dengan menggunakan gambar-gambar yang berkaitan dengan materi yang akan disampaikan. Dengan begitu siswa akan sangat antusias dalam mengikuti pembelajaran. Metode ini sering saya gunakan saat mengajar, dan guru pun harus selalu mengupgrade pengetahuan dengan banyak membaca berita yang sedang terjadi di Indonesia maupun di dunia sehingga guru dapat membantu siswa agar siswa mau melihat dan atau membaca berita tentang perkembangan yang terjadi di Indonesia maupun dunia. Apa yang terjadi saat saya menggunakan metode contekstual teaching and learning? Pembelajaran Jarak Jauh tidak lagi membosankan, karena siswa dituntut untuk ikut aktif selama proses belajar mengajar berlangsung. Ada timbal balik dari siswa sehingga pembelajaran tidak lagi membosankan. Siswa juga dapat bertanya maupun menyampaikan gagasan untuk sebuah permasalahan yang sedang dibahas dalam proses pembelajaran.

Banyak metode yang telah digunakan, selain menggunakan metode contekstual teaching and learning, saya juga menggunakan metode gamification. Dengan menggunakan metode ini, siswa sangat antusias dalam mengikuti pembelajaran, karena mereka bisa belajar sambil bermain dan berinteraksi dengan teman mereka. Saya menggunakan website classcraft dalam menjalankan pembelajaran dengan metode gamification. Kesulitannya adalah guru harus benar-benar mempersiapkan dengan matang. Keseruan untuk siswa yaitu, siswa dapat menyelesaikan misi apabila menjawab pertanyaan dengan benar di misi sebelumnya, itu merupakan sebuah tantangan yang bagus untuk siswa.

Proses belajar mengajar pada masa pandemi memanglah tidak mudah, guru sudah menemukan satu metode yang dirasa sangat baik dalam pembelajaran, akan tetapi apabila guru mengajar dengan cara yang sama, siswa akan merasa bosan. Dengan menggunakan metode gamification diharap siswa mempunyai sebuah taktik untuk menyelesaikan misi. Setiap siswa pasti memiliki kemampuan yang berbeda dalam menyelesaikan sebuah permainan, tidak semua siswa memiliki kemampuan yang sama untuk menyelesaikan suatu masalah. Dengan menggunakan metode gamification diharapkan dapat merangsang siswa agar dapat memecahkan masalah dengan cara mereka sendiri. Game, siapa siswa yang tidak suka bermain game? Masalahnya bagaimana sebuah game dibawa masuk dalam pembelajaran. Nah, ada website yang menyediakan wadah untuk guru dalam melakukan pembelajaran agar pembelajaran menjadi lebih variatif. Classcraft, menjawab keresahan guru dalam membuat suatu pembelajaran yang menarik. Saya mencoba menggunakan Classcraft daluhu sebelum digunakan ke siswa, karena ini merupakan hal yang bari buat saya. Saya mempersiapkan semuanya dengan sebaik mungkin agar siswa tertarik saat menggunakan classcraft ini. Dalam permainan ini siswa harus dapat menyelesaikan misi untuk dapat lanjut ke babak selanjutnya, guru harus kreatif dalam membuat suatu misi agar siswa tertantang untuk dapat menyelesaikan misi tersebut. Bagaimana dengan capaian peserta didik? Guru tidak hanya melihat dari akademis saat siswa menyelesaikan game. Guru melihat dari cara siswa untuk dapat melewati sebuah misi dengan cara mereka sendiri, karena saat nanti di dunia kerja, siswa harus sudah siap dengan berbagai macam tantangan yang dihadapi.

Mengajar di SMAK Kanaan Cianjur merupakan sebuah kebanggaan tersendiri. Sekolah seperti sudah dipersiapkan semua kebutuhan guru untuk menghadapi pandemi, terlebih sekolah sudah menggunakan KISS (Kanaan Integrated Support System). Dengan menggunakan aplikasi KISS ini guru sangat terbantu sekali dalam pembuatan administrasi. Semua yang dibutuhkan guru sudah terdapat di KISS. Jadi sekolah kita sudah satu langkah lebih maju dan bisa menjadi contoh bagi sekolah lain dalam menggunakan aplikasi yang sangat membantu siswa maupun guru. Guru dapat memberikan tugas maupun ulangan harian langsung dari KISS, sehingga guru tidak perlu menggunakan google classroom. Semua administrasi yang diperlukan guru sudah ada di dalam satu wadah yaitu KISS.





Sekolah juga memfasilitasi guru dengan mengadakan perlombaan guru kreatif, sehingga guru dapat memberikan yang terbaik dalam melakukan pembelajaran. Puji Tuhan dalam perlombaan saya mendapat juara 1. Dengan menggunakan metode gamification menghantarkan saya mendapat juara 1 dalam perlombaan tersebut. Walaupun penilaian bukan hanya dilihat dari penggunaan metode, tetapi saya sangat puas, karena saya baru pertama menggunakan metode tersebut dalam pembelajaran. Hal itu menjadi penyemangat, sehingga saya dapat memberikan yang lebih baik lagi untuk anak didik di SMAK Kanaan Cianjur.



Rabu, 24 November 2021

Mengajar dimasa Pandemi

 

Jumlah rata-rata laporan kasus baru covid-19

Pandemi Covid-19 yang mulai terjadi pada awal tahun 2020 benar-benar mengubah seluruh segi kehidupan umat manusia secara keseluruhan. Tidak ada 1 pun negara didunia ini yang tidak terkena dampak dari pandemi ini. Seluruh sendi kehidupan juga terkena dampak yang luar biasa. Perekonomian suatu negara juga ikut terkena imbas dari pandemi ini. Banyak negara yang mengalami inflas dampak dari pandemi ini.

Di bidang olah raga, pandemi ini juga mengakibatkan dibatalkannya banyak Liga Nasional di tiap negara di dunia. Bahkan event sekelas Olimpiade Tokyo juga harus diundur 1 tahun, dan baru bisa dilaksanakan bulan Agustus 2021 ini.

Di bidang pendidikan, pandemi ini juga memberikan dampak yang luar biasa besar. Dimana seluruh sekolah siap-tidak siap harus memulai pembelajaran secara daring atau pembelajaran yang dilaksanakan dari rumah siswa masing-masing. Kebijakan ini diambil pemerintah salah satunya sebagai upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. 

Bagi guru-guru juga diterapkan kebijakan WFH (Work From Home), kebijakan ini bertujuan supaya guru dan pekerja-pekerja lainnya juga dapat menyelesaikan pekerjaannya dari rumah, sehingga diharapkan produktifitas guru tidak menurun walaupun sedang melaksanakan semua pekerjaannya dari rumah.

Sebagai guru di Sekolah Kristen Kanaan, saya bersyukur bahwa sebelum pandemi ini berlangsung, Yayasan sudah mampu memberikan terobosan-terobosan yang penting dan krusial dimasa pandemi ini, salah satunya dengan diluncurkannya KISS (Kanaan Integrated Support System), yaitu sebuah platform daring yang berisi semua hal yang dibutuhkan guru dan karyawan di Sekolah Kristen Kanaan untuk berinteraksi dengan siswa maupun untuk melengkapi semua administrasi yang dibuat oleh guru.

Tampilan KISS versi web

KISS Kanaan di Play Store

Dengan menggunakan KISS, seluruh guru dan siswa dapat berinteraksi dengan lebih cepat dan lebih efisien. Di dalam aplikasi ini terdapat juga menu untuk mengerjakan soal-soal yang sudah disiapkan guru, ini merupakan variasi dari banyaknya aplikasi yang disediakan vendor untuk memudahkan interaksi antara guru dengan siswa.

Dimasa pandemi ini juga banyak diadakan kursus-kursus yang tidak berbayar oleh beberapa pihak seperti yang disediakan oleh pemerintah ataupun pihak swasta sehingga menjadikan pandemi ini sebagai sarana untuk meningkatkan kompetensi guru.

Sebagai guru di bidang Informatika, pandemi ini juga berpengaruh besar karena sebelumnya, siswa akan belajar di Laboratorium Komputer yang ada di sekolah, digantikan dengan gawai yang dimiliki masing-masing siswa. Hal ini juga mengubah aplikasi-aplikasi yang biasa digunakan di PC berbasis Windows diganti dengan aplikasi-aplikasi yang tersedia secara mobile (versi Android maupun iOS). Dengan mayoritas siswa belum mempunyai perangkat Windows dirumah maka perubahan ini juga berdampak dengan kreatifitas siswa yang meningkat karena mereka bisa membuat karya dimana saja tidak hanya saat ada di Lab Komputer, tapi juga bisa membuatnya di rumah saat sedang santai.

Semoga pandemi ini segera berakhir sehingga siswa siswi bisa kembali kesekolah secara penuh, karena sampai saat tulisan ini dibuat, Pertemuan Tatap Muka Terbatas baru diperbolehkan 50% dari kapasitas maksimal dari ruangan.

Jumat, 08 Oktober 2021

Day 1 Video Content Creator Training Experince

PRINSIP-PRINSIP VIDEO CONTENT CREATOR

Postingan ini adalah kelanjutan dari postingan sebelumnya. Jika belum membaca bisa dibuka disini.

Pada hari pertama pelatihan ini, kami mendapat materi tentang PRINSIP-PRINSIP VIDEO CONTENT CREATOR.

Tujuan dari pelatihan hari pertama

Setelah mengikuti pelatihan hari pertama ini, peserta latih mampu memahami, dan menerapkan prinsip-prinsip sebagai video content creator yang positif dan benar. Dan juga untuk membentuk kepribadian yang baik untuk angkatan kerja muda dalam bidang produksi konten video dan digital melalui pemahaman prinsip-prinsip Content Creator.

Selasa, 14 September 2021

Video Content Creator Course Experience

Instagram Post Digitalent

Pada tanggal 8 Juni 2021, akun Instagram Digitalent memuat salah satu pelatihan yang akan mereka adakan, yaitu pelatihan dengan judul Video Content Creator. Hal ini menarik saya untuk mengikutinya. Kita semua tahu bagaimana berkembangnya dunia Content Creator yang luar biasa di era pandemi Covid-19 sekarang ini. Yang ditunjukkan dengan semakin banyaknya tokoh-tokoh yang mulai beralih ke platform digital.

Pada pelatihan ini, Digitalent yang berada dibawah naungan Kemenkominfo bekerjasama dengan salah satu sekolah Content Creator yang terkemuka di Indonesia, yaitu Effion Creator School. Pelatihan ini diadakan secara daring dengan durasi pelatihan selama 6 hari terdiri 5 hari pelatihan dan 1 hari evaluasi tugas akhir atau selama 50 JP (1 JP = 45 Menit). Dengan metode Live Zoom Session dan Interactive Self-Paced Learning dengan materi yang disediakan oleh pihak Effion.

Untuk dapat mengikuti pelatihan ini, calon peserta harus melalui Seleksi Administrasi dan Tes Substansi yang berisi tentang pengetahuan dasar teknik camera dan juga Youtube. Setelah lolos dari kedua seleksi ini peserta akan dibagi menjadi 4 Batch. Dimana masing-masing Batch dibagi lagi menjadi 11 kelas. Dan saya masuk ke dalam Batch 4 kelas K. Dan ternyata setelah mengikuti pelatihan tersebut kami baru tahu kalau pembagian kelas didasarkan pada urutan umur dari yang termuda sampai yang tertua. Sedangkan saya berada di kelas yang paling akhir, sehingga bisa disimpulkan bahwa kami di kelas K Batch 4 adalah peserta dengan rataan umur tertinggi (paling tua....).

Rabu, 08 Februari 2017

Mengganti Seting IP Jaringan Dengan Mudah

         Masih dalam rangka UBK 2017 ini, operator pasti sibuk dengan seting IP untuk Client. Kali ini saya akan bagikan cara yang simpel untuk berganti IP.

         Kita akan memakai software NetSetMan, silahkan download disini. Software ini bersifat free atau gratis, jadi jangan ragu-ragu memakainya. NB: Terima kasih untuk deleloper NetSetMan.

Langsung saja tutorialnya: (saya anggap sudah diinstal ya)
Jalankan NetSetMan

2 Jenjang dalam 1 server lokal UBK 2017

Kali ini saya akan membahas tips untuk menggunakan 1 server utama yang tersedia untuk digunakan oleh 2 jenjang yang berbeda. Sebagai contoh sekolah saya, kami tahun 2017 ini akan melangsungkan UBK untuk 2 jenjang SMP dan SMA. Dimana ke dua jenjang tersebut menggunakan 1 server yang sama.

Langsung saja dengan tutorialnya.

  1. Pertama kita buat 2 folder untuk menampung 2 VHD dan Prerequisites (isinya sama).
    2 folder untuk masing-masing jenjang

  2. Kita buat dulu VM salah satu jenjang dimana saya pertama kali membuat server SMP. Saya rasa semua operator sudah bisa caranya ya, jadi tidak saya jelaskan disini.
  3. Kita pastikan server SMP (dengan setting jaringannya) sudah berjalan lancar dan Client terkoneksi dengan server.

Senin, 19 September 2016

Modul Guru Pembelajar TIK SMP dan SMA

Langsung saja saya share file Modul Guru Pembelajar TIK untuk jenjang SMP dan SMA. 
Masing masing berisi 10 (A-J) Kelompok Kompetensi, silahkan diklik saja:
  1. Untuk SMP
  2. Untuk SMA
Semoga Bermanfaat...

Kamis, 12 Mei 2016

Juknis Pengisian Ijasah Tahun 2016

Walaupun sudah banyak yang menguploadkan Juknis Pengisian Ijasah Tahun 2016 ini, tetapi tidak ada salahnya kalau saya juga mengupload Juknis ini dikarenakan banyak yang memberikan iklan untuk dapat mulai download.

Disini saya tidak akan menyertakan iklan, jadi bagi siapa saja yang merasa kesulitan untuk mendownload Juknis ini di tempat lain boleh mendownloadnya disini.

Langsung saja saya beri link nya


  1. Juknis Pengisian Ijasah Tahun 2016
  2. Peraturan Kabalitbang tentang Blanko Ijasah dan SHUN Tahun 2016
  3. Format Blanko Ijasah Paket ABC
  4. Format Blanko Ijasah SD Sederajat
  5. Format Blanko Ijasah SMP Sederajat
  6. Format Blanko Ijasah SMA Sederajat
  7. Format Blanko Ijasah SMK Sederajat
  8. Format Blanko Ijasah SPK
  9. Format Blanko SHUN SMP
  10. Format Blanko SHUN SMA
  11. Format Blanko SHUN SMK
Semoga Bermanfaat.

Jumat, 09 Oktober 2015

Bahan Seni Budaya Kelas XII SMAK Kanaan Cianjur

Bahan ulangan harian Seni Budaya Kelas XII SMAK Kanaan Cianjur, silahkan didownload disini

Cianjur Kuliner Cafe

Sinopsis:
    Kunjungan kami pertama yaitu ke cafe baru di Cianjur yaitu 3 p.m. yang terletak di Jl. Muwardi, Cafe 3 p.m. dilengkapi dengan fasilitas dan design yang menarik dan nyaman untuk para anak muda.
    Yang kedua kami mengunjungi Trisco Coffee yang ada di Jl. Barisan Banteng, yang isinya ada banyak macam kopi dan dessert.
    Lalu yang ketiga kami mengunjungi Twank Kitchen yang ada di Jl. Barisan Banteng, menu utamanya yaitu Pizza.
    Keempat, kami bermaksud untuk memberitahukan bahwa di Cianjur sudah mulai berkembang tidak hanya makanan tradisional namun juga mulai bermunculan cafe - cafe, yaitu cafe modern tanpa menghilangkan budaya Cianjur..



tag: kuliner cianjur, cianjur kulinary, 3 p.m cafe cianjur, twank kitchen, Trisco Coffee

Jumat, 18 September 2015

Berwisata di Cianjur

Sinopsis

        Memperkenalkan Kota Cianjur dengan segala keunikannya, serta keindahan alamnya, disini kami menyajikan beberapa makanan khas Cianjur, seperti tauco, makanan basah, nasi liwet, dan lain-lain. Kami juga mengajak anda semua untuk melihat sebuah tempat wisata yang terletak di tengah-tengah Kota Cianjur.
            Arwindy, Vincent, Juliana, Hani, dan Anggi, (siswa siswi SMAK Kanaan Cianjur) sebagai wisatawan yang akan mengajak anda untuk melihat lihat keindahan yang Cianjur miliki.


Kamis, 17 September 2015

Selasa, 19 Februari 2013